|
Om
swastiastu ,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang terhormat Saudara Konsul Jenderal
beserta Ibu Sudaryomo,
Yang terhormat para tokoh dan warga masyarakat
Bali yang tergabung dalam Rukun Warga Bali
dan warga Australia,
Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian,
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji
syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa
karena atas nikmat dan rahmat-Nya kita dapat
diberikan kekuatan, kesehatan dan kesempatan
untuk berkumpul bersama-sama disini dalam
rangka merayakan Perayaan Nyepi Caka 1931.
Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada Saudara Ketua Panitia Perayaan Nyepi
yang telah mengundang saya dan Konsul Jenderal
RI serta Staf KBRI Canberra dan KJRI Sydney
dalam acara yang sakral ini.
Dengan demikian kami merasa berbahagia bahwa
pada hari ini kita dapat merayakan bersama
secara sederhana dan khidmat perayaan Hari
Nyepi bagi seluruh anggota Rukun Warga Bali
yang tinggal di Gold Coast ini.
Pada kesempatan ini, kami atas nama pribadi
dan seluruh staf perwakilan RI di Australia
menyampaikan Selamat Hari Raya Nyepi Caka
1931 kepada seluruh warga umat Hindu yang
merayakannya.
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan para hadirin sekalian,
Dengan perayaan ini, kita mengharapkan
agar para umat yang merayakannya dapat melakukan
penyucian bhuwana agung dan bhuwana alit
untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan
lahir dan batin, terbinanya kehidupan yang
berlandaskan kebenaran, kesuciaan serta
keharmonisan dengan alam dan keindahan.
Para hadirin yang berbahagia,
Kami juga berterima kasih kepada seluruh
hadirin yang menyambut hangat kehadiran
saya di Gold Coast yang untuk pertama kalinya
ini. Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi
saya karena saya dapat berkenalan dengan
seluruh hadirin, mengingat saya baru saja
tiba di Australia satu bulan satu minggu
lalu yang menerima amanah sebagai Duta Besar
yang baru untuk Australia merangkap Vanuatu.
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan para hadirin sekalian,
Perkenankan pada kesempatan ini, kami menyampaikan
gambaran hubungan bilateral Indonesia dan
Australia yang saat ini dipandang sedang
mesra-mesranya. Sebagaimana digambarkan
oleh kedua Menteri Luar Negeri, hubungan
bilateral Indonesia-Australia "at all
time high".
Lihat saja, sejak terpilihnya Presiden Australia
Kevin Rudd akhir tahun 2007 lalu, kedua
pemimpin negara sudah 7 kali, jumlah kunjungan
delegasi tingkat menteri sudah sekitar 34
kali, belum lagi di tingkat working level.
Statistik ini menunjukkan bagaimana intensitas
hubungan kita dengan Australia sangat erat
sekali.
Kedekatan hubungan ini tercerminkan pula
pada hubungan antar warga masyarakatnya.
Hal ini dapat terlihat pada simpati dan
donasi dari warga Indonesia yang tinggal
di Australia untuk membantu para korban
bushfires di Victoria. Sumbangan dan bantuan
Saudara yang tulus dan ikhlas kepada rakyat
Australia ini merupakan perwujudan rasa
simpati dan kedekatan hubungan kita sebagai
negara terdekat Australia. Sebagaimana hal
yang sama dilakukan oleh Australia, pada
saat Indonesia mengalami musibah tsunami
dan sejumlah bencana alam lainnya.
Untuk lebih memperkuat lagi hubungan antar
masyarakat Indonesia dan Australia ini,
kita masih memiliki pekerjaan rumah karena
masih adanya mispersepsi dan misunderstanding
yang masih dirasakan kental dalam pergaulan
masyarakat kedua negara. Hal ini juga diakui
oleh tokoh masyarakat madani kedua negara
yang hadir pada Australia - Indonesia Major
Bilateral Conference di Sydney bulan lalu.
Para hadirin sekalian yang berbahagia,
Disinilah letak peran penting Saudara sekalian
untuk menjawab tantangan tersebut. Masyarakat
Indonesia di Australia, merupakan duta bangsa,
yang berada dalam garis terdepan interaksi
dengan masyarakat Australia. Untuk itu,
kami meminta Saudara-saudara dapat menjadi
contoh teladan dan wakil bangsa Indonesia
disini, terus menjaga dan memelihara citra
bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berbudaya
dan bermartabat.
Disamping itu, harapan saya kepada Saudara
untuk tetap pertahankan semangat kesatuan
dan persatuan, karena bangsa Indonesia adalah
bangsa yang satu, jangan sampai terhasut
oleh perbedaan agama, kesukuan, budaya dan
lainnya.
Sebagai penutup, perkenankan kami sekali
lagi menyampaikan Selamat Hari Raya Nyepi
Caka 1931.
Om shanti shanti shanti
Terima kasih
Gold Coast, 21 Maret 2009
--00--
|