KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017



PRESS RELEASE

NO.: 28/PR/PEN/X/2005

 MEMORIAL SERVICE UNTUK MENGHORMATI KORBAN BOM BALI 

TANGGAL 1 OKTOBER 2005

 

Pada hari Kamis 6 Oktober 2005  pukul 17.30 waktu setempat KBRI Canberra telah menyelenggarakan acara Memorial Service di Balai Kartini untuk menghormati, mengenang dan berdoa bagi para korban yang meninggal dan cedera akibat kejadian tersebut.

 Acara Memorial Service yang berlangsung secara khidmat selama 45 menit tersebut diikuti oleh sekitar 150 orang, yang terdiri dari para pejabat pemerintahan Australia, kalangan korps diplomatik, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA), Dharma Wanita Persatuan, segenap staf KBRI Canberra, warga kota Canberra serta masyarakat Indonesia di Canberra dan sekitarnya. Diantara para hadirin terdapat Chief of the Australian Defence Force (ADF) Angus Houston (AH), Chief of the Australian Police Force (AFP) Mick Keelty (MK) dan Secretary of the Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Michael L’Estrange (ME).

 Acara diawali dengan minute of silence bagi para korban dan diikuti dengan sambutan singkat oleh Kuasa Usaha ad Interim KBRI Canberra Y. Kristiarto S. Legowo, yang pada pokoknya kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Australia atas penyampaian ucapan belasungkawa, simpati dan bantuan yang diberikan sehubungan dengan kejahatan teroris tersebut serta seruan agar masyarakat Australia tidak meninggalkan Bali dalam keadaan yang sedang sulit ini. Disampaikan bahwa bangsa Indonesia kini sedang diuji ketahanannya namun Indonesia senantiasa tegar untuk tidak tunduk menghadapi tindakan teror dan hal tersebut justru memperkuat determinasi Indonesia untuk memburu dan mengadili para pelaku, siapapun mereka. 

 Atas nama pemerintah Australia, Secretary of the Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Michael L’Estrange juga telah menyampaikan sambutan singkat yang pada pokoknya menyampaikan penghargaan kepada KBRI atas inisiatif penyelenggaraan acara ini, menegaskan Australia bersama-sama dengan Indonesia merasakan suatu deep sense of loss atas hilangnya korban dan cederanya banyak orang yang diakibatkan oleh kekerasan keji minggu lalu. Untuk itu Australia akan terus mendukung Indonesia dalam upaya menegakkan nilai-nilai demokratis dan moderation di kalangan masyarakat. Tindakan keji minggu lalu justru akan semakin menyatukan Indonesia dan Australia dalam upaya menangkal the forces of evil and violence.

Acara pokok Memorial Service adalah doa bersama (interfaith prayer) masing-masing dipimpin oleh Sdr. Taufick Prabowo mewakili umat Islam, Sdr. I Wayan Arka mewakili umat Hindu dan Reverend  James Haire (President of the Uniting Church, Australia) mewakili umat Kristiani. Para hadirin telah mengikuti acara doa bersama tersebut secara khidmat dan khusuk.

Selain acara Memorial Service, KBRI Canberra juga telah membuka pengisian buku duka cita selama dua hari yang dilakukan pada hari Kamis 6 Oktober hingga Jumat 7 Oktober 2005 di Ruang Tamu KBRI Canberra. Acara tersebut telah mendapat perhatian media TV Australia dengan penayangan gambar saat pejabat Australia dan kalangan diplomatik di Australia datang untuk mengisi buku duka cita tersebut.

                                                                                                                                                                      Canberra, 7 October 2005

Media inquiries : contact the Information Officer of the Embassy at + 612 62508642


EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017