|
Memenuhi
undangan dari Pemerintah Australia, Delegasi
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik
Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja ke
Australia pada tanggal 7 - 12 Agustus 2005.
Delegasi dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR-RI Theo
Sambuaga (Golkar) dengan anggota terdiri dari
Sidharto Danusubroto (PDIP), Boy M.W. Saul (PD),
Hajriyanto Thohari (Golkar), Imam Nahrawi (PKB),
Dr. Muhammad A.S. Hikam (PKB), Muhammad Yus (PPP),
Sembiring Meliala (PDIP), Tristanti Mitayani (PAN)
dan Untung Wahono (PKS).
Kunjungan
Komisi I DPR-RI ini bertujuan untuk mengadakan
tukar pandangan melalui pertemuan dan diskusi
terbuka dengan berbagai pihak di Australia,
termasuk para pimpinan dan anggota Parlemen
Federal, para pejabat pemerintah, kalangan media
serta LSM. Kunjungan ini sekaligus dimaksudkan
untuk menjalin hubungan people-people
yang lebih erat sejalan dengan semangat hubungan
bilateral kemitraan antara Indonesia dan Australia
yang telah diperkuat oleh kunjungan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono bulan April yang lalu.
Dalam
berbagai pertemuan dan diskusi tersebut, Delegasi
Komisi I DPR-RI membahas berbagai masalah yang
menjadi kepentingan kedua negara, khususnya
kerjasama penanggulangan terorisme internasional
termasuk transnational crimes; keamanan maritim
dan masalah nelayan Indonesia, perkembangan
kebijakan dan hubungan pertahanan RI-Australia,
serta program kerjasama pembangunan dalam kerangka
Australia-Indonesia Partnership for Reconstruction
and Development (AIRPD).
Delegasi
Komisi I DPR-RI bertemu dengan antara lain : Menlu
Alexander Downer; Menteri Pertahanan Robert
Hill; Secretary of Defence; Commander of the
Defence Force Angus Houston beserta para Kepala
Staf Angkatan; Ketua Parlemen Federal David
Hawker, Menlu bayangan Kevin Rudd; Chair of the
Joint Standing Committee on Foreign Affairs,
Defence and Trade, Senator Alan Ferguson beserta
anggota; Chairman of the Australia Indonesia
Parliamentary Group, Senator Alan Eggleston; dan
para pejabat dari Kantor Perdana Menteri dan
Kabinet, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan,
serta AusAID.
Sebelum
bertemu dengan berbagai pihak, Komisi I DPR-RI
terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan staf
KBRI Canberra untuk mendapatkan penjelasan dan
perkembangan mutakhir mengenai hubungan bilateral
RI-Australia dipimpin langsung oleh Duta Besar
Imron Cotan.
Disamping
itu, Delegasi Komisi I DPR-RI juga melakukan
dialog dan tatap muka dengan masyarakat Indonesia
di Canberra termasuk dari kalangan akademisi
bertempat di KBRI Canberra pada tgl 8 Agustus
2005. Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara
lain Achdiat Kartamihardja, Dr. Soepomo, Prof.
Harold Crouch dari ANU dan Prof. James Fox dari
ANU, serta para mahasiswa Indonesia di Canberra.
Dialog dan tanya jawab dengan sekitar seratus lima
puluh masyarakat Indonesia dan dipimpin langsung
oleh Duta Besar Imron Cotan tersebut berlangsung
secara terbuka, bebas dan mendalam, yang membahas
berbagai masalah khususnya yang sedang menjadi
perhatian masyarakat Indonesia, seperti masalah
pemberantasan KKN, pengamanan terhadap perbatasan
RI dengan negara lain, kesejahteraan dan kesehatan
di Indonesia serta separatisme di Papua.
Delegasi
Komisi I DPR-RI melanjutkan kunjungan ke Sydney
untuk bertemu dan berdialog antara lain dengan
kalangan LSM serta media massa Australia dan
masyarakat Indonesia di Sydney.
|