KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017


 

 

press release
NO: 24/PEN/ViII/2005

penggunaan dana sosial departemen luar negeri r.i.
untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami
di propinsi nanggroe aceh darussalam dan sumatera utara

Hingga tanggal 31 Juli 2005, Departemen Luar Negeri Republik Indonesia telah menerima dana sejumlah Rp. 73.495.255.320,90 (tujuh puluh tiga milyar empat ratus sembilan puluh lima juta dua ratus lima puluh lima ribu tiga ratus dua puluh rupiah dan sembilan puluh sen). Dana ini terkumpul dari berbagai perwakilan Pemerintah RI di seluruh dunia, dan berasal dari sumbangan sukarela masyarakat seluruh dunia, baik secara individu maupun kelompok. Jumlah ini termasuk bunga bank dan belum dikurangi biaya operasional bank.

Hingga tanggal 26 Juli 2005, dana yang telah disalurkan dan dikeluarkan untuk membantu para korban bencana alam tersebut berjumlah Rp. 7.851.613.933,50 (tujuh milyar delapan ratus lima puluh satu juta enam ratus tiga belas ribu sembilan ratus tiga puluh tiga rupiah dan lima puluh sen), sehingga tersisa dana Rp. 65.643.591.387.40 (enam puluh lima milyar enam ratus empat puluh tiga juta lima ratus sembilan puluh satu ribu tiga ratus delapan puluh tujuh rupiah dan empat puluh sen). Sisa dana ini tersimpan di Bank BNI Cabang Dukuh Bawah, Jakarta, dengan Nomor Rekening 14474181.

Uang yang dikeluarkan tersebut disalurkan untuk keperluan:

  •     Pondok Pesantren Yatim Piatu As Syafi’iah (Pimpinan Hj. Dr. Tuti Alawiyah) yang menampung anak-anak yatim korban tsunami dari Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

  •      Pembangunan kembali 92 rumah, masjid, gedung sekolah tingkat dasar, dan sarana air bersih di tiga desa wilayah Blangpidie, Aceh Barat Daya.

  •      Beasiswa 2(dua) mahasiswa Aceh yang terputus bantuan bea siswa dan biaya kuliahnya akibat bencana. Kedua mahasiswa yang sedang kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala dan Program Pasca Sarjana (S2) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini, semula mendapat bea siswa dari Pemda Aceh.

  •      Pembelian buku referensi untuk Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Syah Kuala, Banda Aceh.

  •      Pembiayaan operasional Posko Depertemen Luar Negeri RI di Banda Aceh dan Medan.

  •      Biaya pajak dan operasional bank.

       Departemen Luar Negeri RI juga sedang memproses rencana bantuan lain yang dikoordinasikan dengan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR), dan Pemerintah Daerah NAD. Rencana bantuan tersebut untuk membangun Gedung Pendidikan Politeknik di Banda Aceh, dimana Yayasan Pena (Banda Aceh) akan menyediakan lahannya.

       Dana Sosial Departemen Luar Negeri RI ini dikelola secara transparan dengan memperhatikan prinsip akuntabilitas. Pengelolaan dilakukan dibawah pengawasan Menteri Luar Negeri RI, dibantu oleh Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal, serta para Kepala Biro yaitu Kepala Biro Administrasi Menteri, Kepala Biro Keuangan, dan Kepala Biro Hukum. Dana Sosial ini juga telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat Jenderal Departemen Luar Negeri RI, serta dilaporkan secara tertulis kepada Wakil Presiden RI selaku Ketua Bakornas Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP), Ketua BPK, dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat selaku Wakil Ketua PBP.

       Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra telah mengirimkan dana sumbangan masyarakat Australia dan Indonesia kepada pengelola Dana Sosial Departemen Luar Negeri RI agar disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Propinsi NAD dan Sumatera Utara. Dana yang dikirim oleh KBRI Canberra tersebut berjumlah A$92,500.00 (sembilan puluh dua ribu lima ratus dollar Australia) atau Rp. 690.370.000,- (enam ratus sembilan puluh juta tiga ratus tujuh puluh ribu rupiah). Hingga kini KBRI Canberra masih membuka rekening di Commonwealth Bank untuk menampung keinginan masyarakat yang masih berniat untuk membantu korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Propinsi NAD dan Sumatera Utara. 

Pada kesempatan ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak di Australia yang telah memberikan perhatian, partisipasi, bantuan, dan sumbangan untuk korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Propinsi NAD serta Sumatera Utara. Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sumbangan tersebut akan terus diperbarui dari waktu ke waktu dan dimuat dalam Website KBRI Canberra www.kbri-canberra.org.au

                                                                                      Canberra, 9 Agustus 2005


EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017