Sidang Majelis Umum PBB tahun 1998 telah menetapkan
tahun 2005 sebagai "The International Year
of Microcredit". Acara pencanangan TKMI
telah dilakukan secara resmi di Markas Besar
PBB, New York, 18 November 2004, dimana pada
kesempatan tersebut deliberasi pencapaian Indonesia
di bidang keuangan mikro mendapat perhatian
besar dan sambutan luas dari masyarakat dunia.
Hal ini merupakan pengakuan terhadap kontribusi
keuangan mikro selama ini bagi upaya penanggulangan
kemiskinan sebagaimana tercantum dalam tujuan
Millennium Development Goals (MDGs). Penyanyi
dunia asal Indonesia, Anggun C. Sasmi dikukuhkan
sebagai salah satu Juru Bicara PBB untuk tersebut.
Menindaklanjuti pencanangan di atas, di tingkat
nasional, dalam rangka menanggapi prakarsa PBB
dimaksud telah dibentuk Komite Nasional Pencanangan
Tahun Keuangan Mikro Internasional 2005 (Komnas
TKMI) pada bulan Agustus 2004, dengan struktur,
sebagi berikut: Menko Perekonomian, Menko Kesra,
Menteri Luar Negeri, Meneg Koperasi dan UKM,
Menteri Keuangan, dan Mendagri selaku Pengarah.
Ketua Komnas: Dr. Dipo Alam, Deputi IV Kemenko
Perekonomian, Wakil Ketua I: Rudjito, Dirut
BRI dan Wakil Ketua II: Bangun Sarwito Kusmuljono,
Presdir PT. PNM. Anggota Komnas terdiri dari
para pemangku kepentingan nasional terkait termasuk
kalangan perbankan dan akademisi.
Menyadari arti penting pengembangan keuangan
mikro, terutama mengingat besarnya jumlah pengusaha
mikro di tanah air, Komnas TKMI bersepakat untuk
tidak menjadikan penyelenggaraan Tahun Kredit
Mikro ini sebagai suatu peringatan saja, melainkan
sebagai bagian dari prioritas nasional. Komnas
bertekad membantu Kabinet Indonesia Bersatu
mengintegrasikan sektor keuangan mikro ke dalam
program pembangunan nasional. Terutama dalam
upaya Pemerintah RI menanggulangi kemiskinan.
Komnas menyadari bahwa salah satu kendala utama
dalam pengembangan kredit dan usaha mikro adalah
kurangnya komitmen dan kerjasama dari berbagai
pemangku kepentingan yang ada. Oleh karenanya,
penciptaan sinergi di antara seluruh instansi
dan forum terkait dengan pengentasan kemiskinan
dan pengembangan keuangan mikro baik di tingkat
nasional maupun daerah, merupakan isu krusial.
Pada tanggal 2-5 Januari 2005 Anggun C. Sasmi
hadir di Indonesia untuk membantu Komnas dalam
kegiatan sosialisasi dan kampanye media untuk
menyukseskan Tahun Kredit Mikro Internasional
2005. Rangkaian kegiatan yang dilakukan Anggun
selama di Jakarta adalah mengunjungi salah satu
pemenang wirausaha kecil yang berlokasi di Sumedang,
Jawa Barat, Press Conference dan Kampanye Media.
Pada tanggal 5 Januari 2005, Komnas TKMI 2005
dan Juru Bicara untuk Tahun Keuangan Mikro Anggun
C. Sasmi, diterima oleh Ibu Negara Republik
Indonesia, Ny. Kristiani Yudhoyono. Dalam kesempatan
tersebut Komnas berharap bahwa seluruh pemangku
kepentingan dan masyarakat luas dapat mendukung
suksesnya tahun keuangan mikro karena keuangan
mikro terbukti mampu dapat meningkatkan derajat
hidup masyarakat bawah.
Dalam kaitan dengan bencana Aceh, Komnas bertekad
untuk membantu proses pemulihan ekonomi masyarakat
Aceh dan sekitarnya melalui pemulihan sektor
riil.
Jakarta, 4 Januari 2005