|
Para
Menteri Luar Negeri dari negara Asia dan Eropa akan bertemu di
Nusa Dua, Bali untuk menghadiri pertemuan para Menteri Luar Negeri
Asia-Eropa kelima (5th ASEM Foreign Ministers' Meeting) yang menurut
rencana akan dibuka secara resmi oleh Presiden Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya pertemuan tingkat pejabat senior (Senior Official Meeting/SOM)
diselenggarakan tanggal 22-23 Juli 2003.
Hadir
dalam pertemuan tersebut para Menteri Luar Negeri dari 10 negara
Asia (Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura,
Thailand, Vietnam, China, Jepang dan Korea Selatan), dan 15 negara
Eropa (Belgia, Denmark, Jerman, Yunani, Spanyol, Perancis, Irlandia,
Italia, Luksemburg, Belanda, Austria, Portugal, Finlandia, Swedia
dan Inggris), ditambah Komisi Eropa.
ASEM
merupakan suatu forum dialog informal bagi para pemimpin kepala
negara/pemerintahan untuk saling bertukar pikiran dan berkonsultasi
satu sama lain mengenai isu-isu penting yang disepakati oleh semua
mitra ASEM. Selain itu, ASEM juga ditujukan untuk menjembatani
perbedaan dan meningkatkan pemahaman di antara rakyat di kedua
kawasan.promoting understanding between the people of the two
regions.
Kerjasama
dalam kerangka ASEM didasarkan atas 3 pilar utama, yaitu politik,
ekonomi, dan budaya; dan dilaksanakan dengan semangat saling menghormati
(mutual respect) dan kemitraan yang setara (equal partnership).
Di
bidang politik, kerjasama diarahkan pada dialog politik mengenai
isu internasional/regional yang disepakati oleh semua mitra, kegiatan
kerjasama yang akan dilakukan ASEM, serta masa depan kerjasama
ASEM. Dalam kaitan kerjasama politik inilah pertemuan tingkat
Menteri Luar Negeri ke-5 antara lain akan membahas beberapa isu
misalnya perkembangan situasi internasional, situasi Semenanjung
Korea, proses perdamaian Timur Tengah, SARS, dan lain-lain.
Di
bidang ekonomi, kerjasama diarahkan untuk menghapuskan hambatan
tariff dalam perdagangan dan investasi, serta menciptakan suatu
iklim investasi yang nyaman, aman dan terjamin antar kedua kawasan.
Di
bidang sosial dan budaya ASEM memusatkan perhatian pada upaya
mengembangkan hubungan dan memperkuat kesadaran masyarakat di
kedua kawasan sehingga tercipta kesadaran dalam membangun masa
depan bersama.
Para
Menteri Luar Negeri juga akan menyelenggarakan pertemuan bilateral
di antara mereka.
|