Menteri
Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Jacob Nuwa Wea,
didampingi pejabat tinggi Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Indonesia serta beberapa pengusaha Indonesia berkunjung ke beberapa
kota di Australia yaitu Canberra, Sydney dan Brisbane mulai
tanggal 18 - 21 November 2002.
Dalam
kunjungannya ke Canberra, Menakertrans telah mengadakan pertemuan
dengan Menteri Urusan Keluarga dan Pelayanan Masyarakat, Ms.
Amanda Vanstone, dan pejabat-pejabat dari Departemen Tenaga
Kerja dan Usaha Kecil. Menakertrans atas nama Pemerintah RI
telah menandatangani "Memorandum of Understanding on The
Development of Worker's Social Security System in Indonesia"
dengan Pemerintah Australia yang diwakili oleh Menteri Amanda
Vanstone pada tanggal 19 November 2002 di Canberra, yang isinya
memuat kesepakatan kerjasama mengenai pengembangan sistem kesejahteraan
sosial tenaga kerja dan pelaksanaannya, pengembangan keikutsertaan
tenaga kerja dalam jaminan sosial, pengembangan teknologi informasi
di bidang sistem jaminan sosial tenaga kerja, dan pengembangan
kemampuan pengawas ketenagakerjaan.
Menakertrans
juga berkesempatan mengadakan tatap muka dengan masyarakat Indonesia
di Canberra, bertempat di KBRI pada hari Senin, tanggal 18 November
2002. Pada kesempatan tersebut Menakertrans menghimbau agar
masyarakat Indonesia di Australia menjaga citra baik bangsa
dan negara Indonesia. Disampaikan pula bahwa Pemerintah Indonesia
melalui Depnakertrans telah menyediakan dana pemulangan para
pekerja Indonesia yang status hukumnya tidak menentu khususnya
dari Australia dan Korea Selatan. Untuk itu, bagi mereka yang
ingin kembali ke Indonesia dihimbau untuk menghubungi Perwakilan
Pemerintah Indonesia terdekat selambat-lambatnya akhir Desember
2002.
Dalam
kunjungan ke Sydney, Menakertrans akan mengadakan pertemuan
dengan New South Wales Workcover, Australian Prudential Regulation
Authority (APRA), dan mengunjungi Centerlink Customer Services.
Sementara itu dalam kunjungannya ke Brisbane, Menakertrans berkesempatan
untuk mengunjungi peternakan, pertanian dan pabrik pengolahan
daging.
Canberra, 19 November
2002