-
Pemerintah
Indonesia mengutuk dengan keras tindak pemboman yang terjadi
di Kuta dan Renon, Bali, dan Manado pada hari Sabtu tanggal
12 Oktober 2002 pukul 23.15 WITA, yang telah mengakibatkan
jatuhnya banyak korban.
-
Menurut
laporan terakhir, dari peristiwa pemboman di Kuta, Bali, sejauh
ini tercatat korban 182 orang meninggal dan 132 orang luka-luka
serta sebagian yang masih belum diketahui nasibnya. Dari jumlah
korban tersebut tercatat sejumlah besar orang asing yang meninggal
dan luka-luka.
-
Langkah-langkah
bantuan medis sedang terus diupayakan. Pemerintah menyambut
baik bantuan kemanusiaan yang ditawarkan Pemerintah Australia
berupa pengiriman tim medis yang sedang dalam penerbangan
menuju Bali.
-
Pemerintah
Indonesia dengan ini menyampaikan duka cita dan simpati yang
mendalam kepada keluarga para korban, baik warganegara Indonesia
maupun asing, atas tindakan kekerasan yang demikian brutal,
dan tidak manusiawi yang bertentangan dengan hukum yang berlaku
dan ajaran-ajaran agama dan nilai moral yang kita anut.
-
Aparat
keamanan kini tengah bekerja keras untuk menyelidiki peristiwa
pemboman tersebut dan menangkap para pelakunya dan menyeret
ke depan hukum.
-
Kepada
masyarakat diminta tenang dan meningkatkan kewaspadaannya.
Peristiwa pemboman tersebut sekali lagi hendaknya menjadi
peringatan bagi kita semua bahwa terorisme merupakan bahaya
nyata dan merupakan ancaman yang potensial bagi keamanan nasional.
-
Pemerintah
Indonesia juga akan terus bekerjasama dengan masyarakat internasional
untuk menanggulangi terorisme yang juga merupakan ancaman
keamanan global.