PRESS RELEASE
MASYARAKAT INDONESIA DAN AUSTRALIA
HADIRI ACARA DOA BERSAMA LINTAS AGAMA BAGI KORBAN GEMPA
SUMATERA
Pada hari Senin tanggal 5 Oktober 2009,
KBRI Canberra menyelenggarakan Acara Doa Bersama Lintas
Agama sebagai pernyataan simpati dan belasungkawa kepada
para korban gempa bumi di Sumatera. Acara berlangsung
di Balai Kartini KBRI Canberra pada pukul 17.00 - 18.30
dan dihadiri oleh hampir 200 orang baik mahasiswa dan
masyarakat Indonesia maupun wakil masyarakat Australia
yaitu Rev. Prof. James Haire (Professor of Theology,
Charles Sturt University) dan Anthony Eastaway (Pengurus
Australia-Indonesia Association). Dalam acara Doa Bersama
ini menghadirkan 4 pemuka agama dari Islam, Kristen,
Katholik dan Hindu.
Duta Besar
RI dalam kata sambutannya menyampaikan maksud diadakannya
doa bersama ini sebagai wujud simpati dan belasungkawa
atas jatuhnya korban yang meninggal akibat bencana gempa
bumi yang sampai saat ini tercatat lebih dari 600 orang.
Duta Besar RI juga menjelaskan langkah-langkah yang
tengah dilakukan Pemri dalam menangani bencana ini dan
mengalirnya bantuan dari negara-negara sahabat dan organisasi
internasional untuk membantu para korban. Disamping
itu, Duta Besar RI menyampaikan penghargaan kepada sejumlah
masyarakat Indonesia di Australia dan PPIA (Perhimpunan
Pelajar Indonesia di Australia) yang sekarang ini tengah
melakukan penggalangan dana bagi gempa di Sumatera.
Dalam acara
Doa Bersama Lintas Agama dilangsungkan secara bergantian,
bagi umat Islam dipimpin Zahrul Muttaqin (Mahasiswa
S3 Australian National University), umat Kristen dipimpin
oleh Pendeta Desy Lewan Sth, umat Katolik oleh Bruder
Budi Hernawan dan umat Hindu oleh I Putu Sudiana (Mahasiswa
S2 Australian National University). Dalam doa bersama
ini, masing-masing para pemuka agama tersebut antara
lain berdoa agar para korban yang meninggal dapat diterima
di sisi Tuhan YME dan para korban yang luka-luka dapat
segera disembuhkan serta kepada keluarga korban dapat
diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima cobaan
bencana. Selain itu, kita berdoa agar bangsa dan negara
Indonesia dapat dijauhkan dari segala bencana.
Acara Doa Bersama
ini berlangsung dengan khidmat dan selesai Doa Bersama
dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Dalam kesempatan
ramah tamah, warga masyarakat Indonesia dan Australia
yang hadir menyampaikan apresiasinya kepada Duta Besar
RI yang berinisiatif menyelenggarakan acara ini sebagai
bentuk kepedulian yang mendalam atas bencana yang menimpa
rakyat Indonesia. Disamping itu, PPIA memanfaatkan acara
ramah tamah ini untuk menggalang pengumpulan dana.
Dalam upaya
sharing informasi tentang gempa Sumatera ini, pada hari
Minggu tanggal 4 Oktober 2009 pukul 16.30, Raudin Anwar/Koord
Fungsi Pensosbud dan Andalusia T Dewi/Sekretaris I Pensosbud
KBRI telah hadir di Studio Radio CMS (Radio Berbahasa
Indonesia bagi Komunitas Indonesia di Canberra) untuk
memberikan informasi tentang seluk beluk bencana, upaya-upaya
Pemri dalam penanganan bencana, nomor hotline yang dapat
dihubungi, serta penyaluran dana bantuan bagi korban
bencana. Acara siaran langsung ini dipandu oleh penyiar
Radio CMS Betsy Phillips dan Shinta Benilda. Disamping
itu, pada acara tersebut dimanfaatkan juga guna menyampaikan
undangan dari Duta Besar kepada masyarakat Indonesia
untuk menghadiri Doa Bersama Lintas Agama di KBRI Canberra.
Indonesian Embassy Canberra, 6 October
2009
Media inquiries
: contact the Information Officer of the Embassy
at + 612 62508642
|
|
EMBASSY
OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T.
2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017
|