SIARAN PERS
PARTISIPASI KBRI CANBERRA BERSAMA ASEAN
CANBERRA COMMITTEE DALAM 13TH NATIONAL MULTICULTURAL
FESTIVAL
Suhu udara Canberra yang sangat panas
dan mencapai 39 derajat Celcius pada Sabtu siang, 7
Februari 2009 tidak menyurutkan keinginan para pengunjung
untuk menyaksikan "ASEAN Fashion Show Parade"
bertempat di Glebe Park, Canberra City. KBRI Canberra
bersama 9 (sembilan) perwakilan negara-negara ASEAN
di Canberra yang tergabung dalam ASEAN Canberra Committee
(ACC) telah berpartisipasi dalam acara National Multicultural
Festival ke-13 yang diselenggarakan oleh Pemerintah
Australian Capital Territory (ACT) dan berlangsung dari
tanggal 6 hingga 15 Februari 2009, dengan menampilkan
"ASEAN Fashion Show Parade" dan menggelar
ASEAN stall.
Parade pagelaran busana
ASEAN yang menampilkan berbagai busana nasional dan
tradisional dari sepuluh negara anggota ASEAN berlangsung
sukses dan memperoleh sambutan meriah dari para pengunjung
Festival. Dalam fashion show ini, Indonesia menampilkan
busana Baju Bodo (Bugis), Teluk Belanga, Kebaya dari
Bali dan Batik yang diperagakan oleh siswa PPIA.
Selain menggelar fashion
show, seluruh anggota ACC termasuk KBRI Canberra membuka
stall ASEAN yang lokasinya cukup strategis tepat diseberang
panggung pertunjukan. Sesuai dengan kesepakatan bersama
anggota ACC, stall negara-negara ASEAN tidak menjual
makanan dan hanya menampilkan berbagai informasi yang
terkait dengan ASEAN, investasi, pariwisata masing-masing
negara, dan handicraft. Stall Indonesia yang diwakili
oleh KBRI Canberra membagikan berbagai brosur pariwisata,
informasi investasi di Indonesia, kalender dan informasi
kursus pengajaran Bahasa Indonesia yang dikelola oleh
Australia-Indonesia Association (AIA) wilayah ACT. Cukup
banyak warga Australia yang berkunjung ke stall Indonesia
dan umumnya menanyakan informasi terkait dengan pariwisata,
investasi, dan makanan Indonesia. Bahkan, sebagian besar
diantara mereka sangat mengharapkan dapat mencicipi
makanan Indonesia saat berkunjung ke stall Indonesia.
Dalam upaya mempromosikan
seni dan budaya Indonesia kepada publik Australia, KBRI
Canberra juga menampilkan dua tarian asal Bali, yakni
Tari "Cendrawasih" yang dibawakan oleh tiga
remaja Indonesia, dan Tari "Baris" yang dibawakan
secara solo oleh Yohanes Martin, siswa Sekolah Teologi
di Canberra. Penampilan dua tarian ini mendapat sambutan
sangat meriah dari para pengunjung yang mayoritas warga
Australia. Para pengunjung tampak sangat terkesan dan
bahkan ada diantara mereka menyampaikan secara langusng
ketertarikan untuk belajar tari Bali.
Perwakin Canberra, Februari 2009
Media inquiries
: contact the Information Officer of the Embassy
at + 612 62508642
|
|
EMBASSY
OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T.
2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017
|