|
SIARAN PERS
NO. 607/PR/PEN/VIII/08
KEKHIDMATAN DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN
17 AGUSTUS 2008 DI CANBERRA
___________________________________________________________________
Tepat pukul 10.00 di tengah cuaca pagi yang
cerah, Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi
Kemerdekaan 17 Agustus 2008 telah
diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI di
Canberra bertempat di halaman KBRI. Bertindak
selaku pembina Upacara adalah Duta Besar LBBP RI
untuk Australia dan Vanuatu, T.M. Hamzah Thayeb,
dengan pemimpin Upacara Letkol Inf. Taufan
Gestaro.
Walaupun udara dingin serasa menusuk tulang,
namun sekitar 250 peserta Upacara yang terdiri
dari staf KBRI, Dharma Wanita Persatuan,
masyarakat dan pelajar (PPIA) Indonesia, dan
karya siswa TNI tampak bersemangat mengikuti
Upacara Bendera. Di antara peserta Upacara
tersebut, turut hadir tamu undangan enam siswa
terbaik yang belajar bahasa Indonesia didampingi
dua guru terbaik pengajar bahasa Indonesia dari
8 sekolah berbeda di wilayah negara bagian
Victoria
Dalam amanatnya, Duta Besar RI
menyampaikan bahwa peringatan HUT RI tahun 2008
memiliki makna mendalam dan sangat simbolis bagi
perjalanan bangsa karena bertepatan dengan
peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional, 80
tahun Sumpah Pemuda dan 10 tahun Reformasi. Oleh
karena itu, hal ini merupakan momentum yang
tepat untuk menggelorakan semangat kebangkitan
nasional dan optimisme bangsa dalam mengatasi
berbagai tantangan berat yang dihadapi bangsa
dewasa ini, seperti masalah kemiskinan,
pengangguran, pendidikan, kesehatan masyarakat,
infrastruktur, masalah krisis pangan, krisis
energi, dan ancaman resesi ekonomi global. Untuk
mengatasi berbagai tantangan tersebut, Duta
Besar RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia
untuk terus memperkuat kemandirian bangsa, daya
saing dan membangun peradaban bangsa yang mulia,
disamping memperkuat persatuan dan kesatuan,
sikap pantang menyerah dan keuletan, guna
mewujudkan Indonesia yang aman, damai, adil
demokratis dan sejahtera.
Pada bagian lain, Duta Besar RI menyinggung
sekilas perkembangan hubungan bilateral
Indonesia-Australia yang semakin baik dan
semakin kokoh. Hal ini ditandai dengan telah
terlaksananya beberapa kegiatan saling kunjung
dan pertukaran antara pejabat pemerintah,
anggota parlemen, akademisi, wartawan, dosen,
guru dan lain sebagainya. Menandai pentingnya
hubungan bilateral kedua negara, Perdana Menteri
Australia Kevin Rudd dalam kurun waktu kurang
dari satu tahun setelah berhasil memenangkan
pemilu pada akhir 2007, telah dua kali melakukan
kunjungan ke Indonesia, disamping serangkaian
saling-kunjung antara menteri-menteri dari kedua
negara.
Dalam kesempatan Upacara tersebut, sesuai
Keputusan Presiden Republik Indonesia No 031/TK/Tahun
2008, dilakukan penganugerahan Tanda Kehormatan
Satyalancana Karya Satya “XXX” tahun kepada Duta
Besar LBBP RI dan Tanda Kehormatan Satyalancana
Karya Satya “X” tahun kepada Sdri. Lynda Kurnia
Wardhani, Sekretaris Dua pada Fungsi Ekonomi
KBRI Canberra, serta pemberian penghargaan
kepada enam Pegawai Setempat atas pengabdian
mereka selama 15 tahun, 20 tahun dan 48 tahun.
Selama berlangsungnya Upacara, suasana khidmat
tampak terasa. Semangat nasionalisme begitu
kental terlihat dari para peserta Upacara ketika
menyanyikan bersama dengan penuh semangat lagu-lagu
Perjuangan, yaitu "Berkibarlah Benderaku", "Dari
Sabang Sampai Merauke", dan "Hari Merdeka".
Seusai Upacara Bendera, diselenggarakan acara
ramah antara Duta Besar RI beserta Ibu Lastry
Thayeb dengan seluruh peserta Upacara yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai macam
makanan dan kue khas Indonesia disajikan.
Dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 ini, KBRI
Canberra sebelumnya telah menyelenggarakan pula
pertandingan olahraga yang mempertandingkan
tujuh cabang olahraga, yakni tenis lapangan,
tenis meja, gaple, futsal, bola voli,
bulutangkis dan fun games sejak bulan
Juli hingga pertengahan Agustus 2008 yang
diikuti oleh keluarga besar KBRI Canberra dan
masyarakat Indonesia di Canberra.
Selanjutnya pada tanggal 23 Agustus 2008 akan
diselenggarakan kegiatan Pesta Masyarakat yang
dikemas dalam bentuk Festival Indonesia
yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia,
masyarakat Australia dan komunitas Diplomatik di
Canberra. Dalam Festival ini akan ditampilkan
berbagai kesenian Indonesia, bazaar
makanan, handicraft dan pemutaran film
Indonesia. Sedangkan Resepsi Diplomatik bagi
pejabat Pemerintah Australia, anggota Parlemen,
kalangan Korps Diplomatik, dan Friends of
Indonesia akan dilaksanakan pada tanggal
26 Agustus 2008 di Wisma Duta Besar RI.
Perwakin Canberra, 18 Agustus 2008
|