Sehubungan dengan kunjungan kerja
Menteri Pertahanan RI, Juwono Sudarsono, beserta
rombongan di Australia dari tanggal 25 – 28 Maret 2008,
KBRI Canberra telah menyelenggarakan kegiatan temu
masyarakat Indonesia pada tanggal 27 Maret 2008
bertempat di ruang pertemuan Balai Kartini, KBRI
Canberra.
Kegiatan tatap muka dan dialog dengan
Menhan RI berlangsung sekitar dua jam dan dihadiri oleh
sekitar 65 orang dari kalangan mahasiswa, karyasiswa TNI,
tokoh masyarakat, dan staf KBRI Canberra. Turut hadir
adalah sejumlah pejabat yang menyertai kunjungan kerja
Menteri Pertahanan RI, yaitu Dirjen Strategi Pertahanan,
Mayjen TNI Syarifuddin Tippe, dan Staf Ahli Khusus
Menhan bidang Ekonomi, Adnan Ganto.
Diawali dengan makan malam bersama,
acara temu masyarakat dibuka oleh KUAI/Minister
Counselor Politik, Samsu Rizal, dan dilanjutkan dengan
sambutan singkat Menhan RI. Dalam sambutannya, Menhan RI
menjelaskan bahwa kunjungan kerja di Australia tersebut
dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral kedua
negara pasca pemberlakuan Perjanjian Lombok (Lombok
Treaty) bulan Februari 2008 melalui peningkatan
kerjasama pertahanan. Kerjasama dimaksud, menurut
Menteri, mendorong kontribusi positif bagi peningkatan
sumber daya TNI melalui sejumlah pelatihan (training)
yang ditawarkan oleh Australia, khususnya dalam
pengembangan human intelligence.
Dalam kesempatan ini pula, secara
khusus Menhan RI menghimbau kepada seluruh masyarakat
Indonesia di Australia agar memanfaatkan secara maksimal
keberadaan mereka di Australia untuk terus menggali
pengetahuan dan mengembangkan potensi diri bagi
kepentingan bangsa dan negara.
Pada sesi dialog yang berlangsung
interaktif, antara lain telah membahas seputar peran
militer Indonesia pasca reformasi, upaya peningkatan
kualitas sumber daya manusia Indonesia, masalah
kemiskinan dan penguatan civil society.
Kegiatan temu masyarakat Indonesia
telah berjalan lancar dan mendapat tanggapan positif
dari masyarakat yang hadir mengingat kegiatan dimaksud
memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia di
Canberra untuk memperoleh informasi akurat mengenai
perkembangan terkini di Indonesia maupun kebijakan
Pemerintah atas sejumlah isu.
Perwakin Canberra, 31 Maret 2008