SIARAN
PERS
NO: 107/PR/PEN/II/2008
MASYARAKAT AUSTRALIA MENYAMBUT MERIAH ACARA KESENIAN
“INDONESIA SHOWCASE” NIGHT
Dalam rangka National Multicultural Festival yang
diselenggarakan oleh Pemerintahan Australian Capital
Territory (ACT) di Canberra tanggal 8 – 17 Februari
2008, KBRI Canberra bersama segenap masyarakat Indonesia
di Canberra telah mengadakan pagelaran kesenian dengan
tema “Indonesia Showcase” pada tanggal 16
Februari 2008 bertempat di Theo Notaras Multicultural
Centre, Civic Square Canberra.
Acara kesenian yang dimaksudkan untuk memperkenalkan
keragaman budaya Indonesia kepada masyarakat Australia,
khususnya di Canberra, sekaligus untuk mempromosikan
“Visit Indonesia Year 2008”, telah berjalan sukses dan
mendapatkan sambutan yang sangat meriah dari masyarakat
Australia dan Korps Diplomatik yang menjadi mayoritas
dari penonton. Hal ini terlihat dari besarnya kehadiran
penonton yang melebihi kapasitas kursi yang disediakan
dan mereka merasa terkesan atas pagelaran ini.
Acara yang tahun ini mengedepankan Sumatra dan Sulawesi,
dibuka oleh Duta Besar RI di Canberra, TM Hamzah Thayeb
dan dihadiri sekitar 350 pengunjung yang terdiri dari
kalangan Korps Diplomatik, Pejabat Pemerintah Australia,
masyarakat Australia dan masyarakat Indonesia. Dalam
sambutannya, Dubes RI menyatakan bahwa pagelaran
kesenian tersebut dipersembahkan untuk masyarakat
Canberra sekaligus dalam rangka mendukung promosi “Visit
Indonesia Year 2008” dengan memperkenalkan daerah-daerah
lain “beyond Bali”. Dubes RI juga mengharapkan kiranya
pagelaran kesenian Indonesia yang menampilkan keragaman
seni dan budaya tanah air ini dapat memperkaya khasanah
kehidupan multikultural masyarakat ACT dan Australia
sebagai aset nasional.
Acara Indonesia Showcase diawali dengan
cocktail reception yang menyajikan kue dan minuman
khas Indonesia. Dalam acara cocktail ini, para
tamu dapat menikmati ketan serundeng, bakso ikan goreng,
kerupuk Palembang, dan minuman segar produk Indonesia
seperti jus jambu, jus sirsak, jus lychee serta gula
asem. Guna mendukung promosi Indonesia dalam pagelaran
ini, KBRI mendistribusikan sekitar 100 calender of
events dan menampilkan berbagai brosur pariwisata
Indonesia dalam kesempatan acara cocktail ini.
Pagelaran kesenian yang berlangsung selama hampir 2 jam
tersebut menampilkan berbagai tarian tradisional dari
Sumatra dan Sulawesi seperti Sigeh Penguton (Lampung),
Tari Saman (Aceh), Tari Angin Mamiri (Makassar) yang
dibawakan oleh Sanggar Isti Art & Studio, dan Tari Tor
Tor yang dibawakan oleh staf KBRI Canberra bersama
masyarakat Indonesia, serta Tari Poco Poco oleh PPIA di
Canberra. Acara juga dimeriahkan oleh peragaan busana
Muslim dan busana tradisional dari daerah Sumatra dan
Sulawesi yang dibawakan bersama oleh staf
KBRI
Canberra, Dharma Wanita Persatuan sub-unit KBRI Canberra
dan PPIA. Acara semakin semarak dengan diadakannya
doorprize dengan hadiah tiga buah buku mengenai
Borobudur, Batik dan lukisan, serta empat buah botol
minuman wine rice khas Bali (Brem).
Dalam pentas terbuka pada tanggal 9 Februari 2008, KBRI
Canberra juga menampilkan dua tarian tradisional, yaitu
Tari Serampang 12 (Riau) dan Tari Angin Mamiri (Makassar)
yang dibawakan oleh pelajar dan mahasiswa, dan
berlangsung selama 30 menit. Kedua tarian yang
gerakannya dinamis ini mendapat sambutan yang meriah
dari penonton.
Perwakin Canberra, 18 Februari 2008
Media inquiries
: contact the Information Officer of the Embassy
at + 612 62508642
|
|
EMBASSY
OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T.
2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017
|