PRESS RELEASE
PERTEMUAN APEC ECONOMIC LEADERS
SYDNEY, 2-9 SEPTEMBER 2007
APEC
SEPAKATI AGENDA AKSI PENGURANGAN
EMISI
GAS RUMAH KACA GLOBAL DAN PENINGKATAN INTEGRASI EKONOMI
REGIONAL.
Para
Pemimpin Ekonomi Anggota APEC telah mengakhiri Pertemuan
Tingkat Pemimpin Ekonomi APEC di Sydney pada tanggal 9
September 2007. Sebagai hasil dari rangkaian pertemuan
APEC tersebut, para Pemimpin Ekonomi APEC telah
menyepakati agenda aksi pengurangan emisi gas rumah kaca
global melalui suatu deklarasi yang disebut Sydney
APEC Leaders’ Declaration on Climate Change, Energy
Security and Clean Development. Dalam agenda aksi
tersebut, ekonomi anggota APEC telah memutuskan
diantaranya rencana untuk meningkatkan jumlah hutan di
kawasan Asia-Pasifik sebanyak 20 juta hektar pada tahun
2020, dengan maksud mengurangi 1.4 trilyun ton karbon, atau mengurangi 11% emisi global. Selain itu,
para pemimpin ekonomi APEC juga telah memutuskan agenda
aksi untuk mengurangi intensitas energi sebanyak 25%
pada tahun 2030.
Dalam
pembahasan isu perubahan iklim tersebut, Presiden RI
yang mendapatkan kehormatan sebagai pembicara pertama
pada retreat sesi pertama, telah menyampaikan inisiatif
Indonesia untuk menyelamatkan terumbu karang di kawasan
melalui suatu Coral
Triangle Initiatives: Coral Reef, Fisheries and Food
Security. Inisiatif Indonesia tersebut
telah mendapatkan sambutan positif dari para pemimpin
ekonomi APEC lainnya dan masuk sebagai bagian dari
agenda aksi deklarasi tersebut.
Presiden RI
secara khusus juga menekankan pentingnya pengintegrasian
dimensi pembangunan dan pengentasan kemiskinan dalam
pembahasan perubahan iklim. Selain itu, Presiden RI
telah menyampaikan rencana Indonesia untuk
menyelenggarakan Pertemuan 8 Negara Pemilik Hutan
Terbesar di Dunia (F8) di sela sela High-Level
Meeting on Climate Change di UN pada bulan
September 2007 serta rencana pertemuan Menteri Keuangan
dan Menteri Perdagangan di sela pertemuan konferensi
negara pihak UNFCCC di Bali pada tanggal 3-12 Desember
2007.
Salah satu
keputusan penting para Pemimpin APEC lainnya sebagaimana
yang tercantum dalam Deklarasi Pertemuan Para Pemimpin
Ekonomi APEC ke 15 adalah kesepakatan untuk mempercepat
upaya-upaya untuk mendorong integrasi ekonomi regional,
termasuk mengeksplorasi gagasan Free Trade Area in Asia
Pacific (FTAAP). Hal ini diharapkan dapat tercapai
melalui upaya pengurangan lebih jauh hambatan di bidang
perdagangan dan investasi, perbaikan lingkungan bisnis,
efisiensi ekonomi serta peningkatan integrasi di
sejumlah sector khususnya transportasi, telekomunikasi,
pertambangan dan energi.
Selain
mengeluarkan deklarasi yang bersifat umum dan mengenai
Climate Change, para Pemimpin Ekonomi APEC telah
mengeluarkan Statement on the WTO Negotiations
sebagai bentuk
dukungan
politis bagi upaya penyelesaian perundingan DDA di WTO.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Amerika Serikat dan
Rusia telah mengumumkan secara resmi keputusannya untuk
menjadi tuan rumah pertemuan APEC masing-masing pada
tahun 2011 dan 2012. Mengenai moratorium keanggotaan
APEC, para Pemimpin Ekonomi APEC sepakat untuk
memperpanjang moratorium keanggotaan APEC paling tidak
hingga tahun 2010.
Rangkaian
Pertemuan Tingkat Para Pemimpin Ekonomi APEC tersebut
telah berlangsung dari tanggal 2-9 September 2007.
Pertemuan diawali oleh Pertemuan Tingkat Pejabat
Tinggi (CSOM) pada tanggal 2-3 September 2007, Pertemuan
Tingkat Menteri (AMM) tanggal 5-6 September 2007 dan
Pertemuan Tingkat Para Pemimpin Ekonomi APEC, tanggal
8-9 September 2007.
Rangkaian
pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi dan pemimpin
dari 21 ekonomi anggota APEC yaitu Australia, Brunei
Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia,
Japan, Korea, Malaysia, Mexico, New Zealand, Papua
Nugini, Peru, Filipina, Russia, Singapore, Chinese
Taipei, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam.
Delegasi
Indonesia yang hadir pada rangkaian Pertemuan APEC
tersebut terdiri dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,
Menteri Luar Negeri Dr. N. Hassan Wirajuda dan Menteri
Perdagangan Mari E. Pangestu, Direktur Jenderal Asia
Pasifik dan Afrika Deplu selaku Ketua SOM APEC serta
anggota delegasi yang terdiri dari pejabat dan wakil
instansi terkait di Indonesia.
Sydney,9
September007
Media inquiries
: contact the Information Officer of the Embassy
at + 612 62508642
|
|
EMBASSY
OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T.
2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017
|