KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017


Kunjungan Anak-Anak Aceh Korban Tsunami ke Canbera

Sembilan belas anak-anak Aceh korban tsunami dan 6 pejabat pedamping serta artis Neno Warsiman telah berkunjung ke Canberra pada tanggal 10-15 September 2006. Kunjungan yang diorganisir oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah dan Youth Off The Street (YOTS) Sydney bekerjasama dengan KBRI Canberra tersebut dimaksudkan untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan Masyarakat Australia yang telah membantu anak-anak Aceh korban tsunami.

Selama kunjungan di Canberra, anak-anak Aceh telah bertemu dengan Sir Michael Jeffery, Gubernur Jenderal Australia bertempat di Government House pada tanggal 11 September 2006, Perdana Menteri John Howard dan Senator  Fierrravanti Wells di Parliament House pada tanggal 13 September 2006.

Sir Michael Jeffery dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya dan publik Australia umumnya sangat sedih mendengar bencana tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004, yang sebagian korbannya adalah anak-anak. Dalam upaya membantu para korban dan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Pemerintah Australia selain memberikan bantuan darurat juga memberikan bantuan dana sebesar AUS$1 milyar. Dirinya juga memuji kerjasama yang dilakukan oleh YOTS dan Muhammadiyah dalam membantu anak-anak Aceh korban tsunami dengan mendirikan tempat penampungan bagi mereka.

Dalam pertemuan dengan PM John Howard, anak-anak Aceh juga berdialog dan menyaksikan ruang kerja PM Howard. PM Howard menjelaskan kunjungan anak-anak Aceh ke Australia ini sangat penting artinya bagi kedua negara karena memperlihatkan bagaimana interaksi dapat terjadi diantara masyarakat yang mewakili dua negara dengan nilai dan agama yang berbeda.

Senator Partai Liberal, Fierravanti Wells dari wilayah pemilihan New South Wales menyambut hangat anak-anak Aceh di Parliament House. Meskipun pada saat tersebut terdapat sitting di Parlemen, namun dirinya tetap menyempatkan untuk menerima anak-anak Aceh. Dirinya merasa senang karena anak-anak Aceh sekarang sudah bisa bergembira dan bergairah dalam mengisi hari-harinya. Dalam kesempatan tersebut, anak-anak Aceh juga menampilkan paduan suara “Bunga Jeumpa” di hadapan Senator Wells. 

Selain pertemuan dengan para pejabat Australia, anak-anak Aceh juga mengunjungi 3 sekolah/college yang memiliki pengajaran bahasa Indonesia, yaitu Belconnen High School, Calwell High School dan Daramalan College. Dalam setiap kunjungan ke sekolah, para anak Aceh berdialog dengan para pelajar Australia mengenai sistem belajar di masing-masing sekolah dan menyaksikan berbagai fasilitas laboratiorium, seni dan olahraga di sekolah-sekolah tersebut. Anak-anak Aceh juga merasa gembira menyaksikan berbagai tempat rekreasi di Canberra dengan mengunjugi Questacon Science Museum, Cockington Green, Canberra Zoo, Old and New Parliament House.

Di akhir kunjungannya, anak-anak Aceh bersama artis Neno Warisman melakukan pagelaran budaya di Balai Kartini, KBRI Canberra dan mendapatkan sambutan yang sangat besar dari para undangan yang terdiri dari para pejabat pemerintah, sekolah-sekolah di Canberra, Australia – Indonesia Association (AIA), Australia – Indonesia Family Association (AIFA), masyarakat Australia lainnya serta masyarakat Indonesia. Kunjungan anak-anak Aceh di Canberra juga mendapat perhatian dan liputan dari berbagai media cetak dan elektronik Australia. Keterangan Foto: PM John Howard sedang berdialog dengan anak-anak Aceh disaksikan oleh Duta Besar beserta Ibu Lastry Hamzah Thayeb bertempat di Parliament  House.


Media inquiries : contact the Information Officer of the Embassy at + 612 62508642

EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA
8 Darwin Avenue, Yarralumla, Canberra, A.C.T. 2600
AUSTRALIA
Tel. +612 6250 8600, Fax. +612 6273 6017