|
AUSTRALIA
HARAPKAN JADI CONTOH KERJASAMA BARAT-MUSLIM
Banda
Aceh - Perdana Menteri (PM) Australia Kevin Rudd mengharapkan negaranya
sebagai perwakilan negara Barat yang mayoritas Kristen bisa menjadi
contoh untuk menjalin kerjasama dengan Indonesia yang mayoritas Muslim.
"Australia sebagai perwakilan yang mayoritas penduduknya beragama
Kristen tapi bisa bekerjasama dengan Indonesia yang berpenduduk Muslim
terbesar di dunia," katanya pada peresmian MIN Ulee Lheu di Banda Aceh,
Sabtu (14/6)
MIN
tersebut dibangun kembali atas pembiayaan pemerintah Australia yang
menganggarkan dana sebesar 490 ribu dolar Australia dari 51,5 juta dolar
Australia yang dianggarkan untuk bidang pendidikan selama tiga tahun.
Pada
acara itu hadir Gubernur Irwandi Yusuf, Menteri Negara Lingkungan Hidup
Rahmat Witoelar, Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer, Duta
Besar Indonesia untuk Australia T.M. Hamzah Thayeb dan Kepala Badan
Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias Kuntoro Mangkusubroto
Rudd
mengatakan, sebagai bagian dari Indonesia, Aceh yang menerapkan syariat
Islam dapat menjalin kerjasama yang baik di bidang pembangunan ekonomi
dengan Australia. "Ke depan Australia berharap dapat menjalin kerjasama
jangka panjang dengan Aceh di bidang pembangunan ekonomi, sebagai bagian
dari Indonesia," tambahnya. Australia telah membantu Aceh sejak awal
terjadinya tsunami. Negara tersebut berkomitmen membantu dengan dana
sebesar satu miliar dolar Australia.
Secara
pribadi dan masyarakat Australia telah memberi donasi sebesar 350 juta
dolar ke berbagai lembaga swadaya masyarakat yang menjalankan misi
kemanusiaan di Aceh.Negara Kanguru tersebut termasuk salah satu negara
Barat yang toleransinya kecil terhadap Islam seperti penolakan dewan
kota Camden atas pendirian sekolah khusus bagi Muslim di Camden,
Australia. Padahal dari sekitar 20,2 juta jiwa penduduknya, sekitar
350.000 orang di antaranya beragama Islam dan sejumlah masjid dapat
ditemui di kota-kota besar di Australia. (Antara, 16/6/08)
-00- |