::
News Bulletin Archive

::

Events in Pictures
::
Economic, Trade and 
Tourism Archive
::
Visa - Consular 
::
Education and Cultural
::
Special Issues
(Aceh-Papua)
::
Speeches - Interviews
::
 Indonesian Media
::
Letters to Editor 
::
Press Release Archive
::
About the Embassy
::
Country Profile
::
Student Corner
::
Useful Links
::
Archives  

::

Indonesian Cabinet
   
 

TSUNAMI & ACEH RECONSTRUCTION

KEPPRES NO. 38 TAHUN 2005

KRISTA EXHIBITIONS - JAKARTA INTERNATIONAL EXPO 2007

Orang Utan Komodo Burung Cendrawasih - http://www.sorong.go.id/english

National Agency For Export Development

National Agency For Export Development

Announcement:
TENDER

8 Darwin Avenue, Yarralumla, ACT 2600
Tel. + 612 - 62508600  Fax. + 612 - 62736017

NEWS BULLETIN
BULETIN BERITA
       

31 Agustus  2007    

RAPBN - PRESIDEN: KEDAULATAN DAN KEUTUHAN NKRI TIDAK BISA DIKOMPROMI

            Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa masalah kedaulatan dan keutuhan negara meru-pakan kepentingan nasional yang tidak dapat dikompromikan.

            "Upaya untuk menegakkan kedaulatan dan keutuhan negara, kita laksanakan dengan berbagai cara," kata Presiden saat menyampaikan Pidato Kenegaraan dan Keterangan Pemerintah Atas RAPBN Tahun 2008 beserta Nota Keuangannya dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, Kamis (16/08).

            Dijelaskan Kepala Negara bahwa upaya untuk menegakkan kedaulatan dan keutuhan negara tersebut dilaksanakan mulai dari pendekatan yang paling lunak hingga paling keras.

            Dari pengalaman sejarah bangsa Indonesia dalam menangani permasalahan ancaman kedaulatan tersebut, kata Presiden, beragam cara dan pendekatan telah dilakukan.

            Namun diera demokrasi dan reformasi sekarang ini, sejauh mungkin pemerintah menggunakan cara-cara yang damai dan persuasif yang mengedepankan pendekatan keadilan dan kesejahteraan.

            Presiden mencontohkan penyelesaian masalah separatisme di Papua, Papua Barat maupun Aceh dilakukan dengan menanggapi secara positif aspirasi daerah-daerah tersebut untuk mendapatkan keadilan, pemerataan pembangunan serta wewenang yang lebih luas dalam mengatur daerah masing-masing.

            "Namun, sekali lagi, negara akan tetap tegas bahwa tidak ada ruang bagi siapapun untuk melakukan gerakan separatisme yang mengancam kedaulatan dan keutuhan negara," katanya.

Keamanan dalam negeri

            Dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPR Agung Laksono itu, Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban dalam negeri saat ini semakin kondusif.

            Sejumlah daerah rawan konflik seperti di Poso dan Maluku, menurut Presiden, telah terkelola dengan baik sehingga kohesi sosial di sana semakin kokoh.

            Demikian pula reintegrasi pasca konflik di Aceh juga telah berlangsung secara damai dan berkelanjutan.

            "Adalah wajar apabila masih dijumpai ketegangan dan kesalahpahaman di antara pihak-pihak yang dulunya bersengketa lebih dari 30 tahun," ujar Presiden.

            Hal tersebut, menurut Presiden, dikarenakan upaya untuk membangun rasa saling percaya memang masih terus dilaksanakan.

            Terkait dengan hal itu, Presiden yang hadir dengan didampingi Wapres Jusuf Kalla itu meminta semua pihak, khususnya pemerintah Aceh untuk terus mengawal dan menyukseskan proses reintegrasi tersebut.

            Pasca penandatanganan, kesepakatan DCA menuai sejumlah protes di dalam negeri karena dinilai merugikan Indonesia (Antara, 16/08/07).

 
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)

Events in Pictures:
Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Australia. >>>

Events in Pictures:

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)
Joint Commission of the Australian-Indonesian Partnership for Reconstruction and Development, Canberra, Australia. >>>

Anda adalah pengunjung web site kami yang ke :

free hit counters

sejak 25 Januari  2006


U.U. No. 12 Tahun 2006
Tentang
Kewarganegaraan R.I.

Upacara Bendera HUT RI ke-61

Resepsi Diplomatik HUT RI ke-61

 

 
 

Kawasan Berikat Nusantara
Nusantara Bonded Zone
 

Video Stream *
(56Kbps, DSL)
or Download

* To view this Video Stream, you will require Windows Media® Player.
 
 
 
Account Balance:
"Indonesia Tsunami Relief Fund"

 

INDONESIAN EMBASSY - CANBERRA, AUSTRALIA