::
News Bulletin Archive

::

Events in Pictures
::
Economic, Trade and 
Tourism Archive
::
Visa - Consular 
::
Education and Cultural
::
Special Issues
(Aceh-Papua)
::
Speeches - Interviews
::
 Indonesian Media
::
Letters to Editor 
::
Press Release Archive
::
About the Embassy
::
Country Profile
::
Student Corner
::
Useful Links
::
Archives  

::

Indonesian Cabinet
   
 

TSUNAMI & ACEH RECONSTRUCTION

KEPPRES NO. 38 TAHUN 2005

KRISTA EXHIBITIONS - JAKARTA INTERNATIONAL EXPO 2007

Orang Utan Komodo Burung Cendrawasih - http://www.sorong.go.id/english

National Agency For Export Development

National Agency For Export Development

Announcement:
TENDER

8 Darwin Avenue, Yarralumla, ACT 2600
Tel. + 612 - 62508600  Fax. + 612 - 62736017

NEWS BULLETIN
BULETIN BERITA
       

31 Agustus  2007    

FEDC DUKUNG PEMASARAN BUAH-BUAHAN KE UNI EROPA

            Surabaya - Guna membantu pengembangan industri buah Indonesia, baik produk segar maupun olahan agar lebih kompetitif di pasar ekspor Uni Eropa, kini telah terbentuk "Fruit Export Development Centre" (FEDC).

            Hal itu diungkapkan Senior Executive Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman (EKONID), Junni Saraswati, saat tampil sebagai narasumber pada seminar bertajuk "Uni Eropa Pasar Potensial Yang Tetap Harus Dijaga" di Surabaya, Selasa (15/08).

            Menurut Junni, pembentukan FEDC merupakan satu diantara bantuan UE dalam meningkatkan neraca perdagangan ke dua negara. Selain itu, eksportir buah Indonesia dapat mengetahui pasar komoditi tersebut di Uni Eropa.

            Dengan bergabungnya negara-negara Eropa menjadi Uni Eropa, yakni sebanyak 27 negara, potensi ekspor ke sana semakin tinggi, terutama untuk produk-produk pertanian.

            Bahkan, negara-negara di kawasan Uni Eropa saat ini semakin banyak membutuhkan produk-produk pertanian seperti buah-buahan segar.

            Uni Eropa, katanya, merupakan pasar yang menjanjikan. Berdasarkan data 2005, sekitar 50 persen impor buah di dunia atau 74,5 juta ton, ke Uni Eropa.

            Tingginya permintaan buah-buahan segar itu, diantaranya dipicu pula oleh banyaknya imigran ke Uni Eropa. Standar hidup masyarakat di sana juga tinggi, selaras dengan perdapatan perkapita masyarakatnya sudah mencapai 20 ribu euro per tahun, sedangkan Indonesia masih sekitar 3.900 dolar AS.

            Apalagi, keinginan masyarakat Uni Eropa kini semakin beragam. Mereka tidak mau lagi menggunakan produk pertanian yang masih menggunakan rekayasa genetik, termasuk produk pertanian yang menggunakan pestisida. "Masyarakat Uni Eropa yang berjumlah sekitar 495 juta, juga menekankan pada 'ecolabeling' serta 'social labeling'," ujarnya.

Benahi Kelemahan

            Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Agus Hariyadi, disela kesempatan itu mengakui bahwa peluang untuk memasarkan produk ke Uni Eropa cukup besar.

            Berdasarkan data, ekspor nonmigas Jatim pada 2006 sebesar 9,02 miliar dolar AS, sedangkan Januari hingga Mei 2007 ekspor nomigas Jatim (berdasar data sementara) sebesar 2,76 miliar dolar AS atau meningkat dibandingkan periode yang sama 2006 sebesar 2,2 miliar dolar AS.

            Dari ekspor nomigas Jatim itu, 91 persen diantaranya merupakan kontribusi manufaktur, delapan persen kontribusi sektor pertanian dan 0,31 persen dari sektor pertambangan.   

             Sedangkan dari ekspor nonmigas Jatim itu, ekspor ke Uni Eropa pada 2006 sebesar 1,16 miliar dolar AS, sedangkan Januari-Mei 2007 sebesar 0,71 miliar dolar AS. Ekspor Jatim ke Uni Eropa dalam empat tahun terakhir mengalami surplus rata-rata 377,89 juta dolar AS.

            Pada bagian lain Agus Hariyadi juga berharap, penggarapan pasar luar negeri yang intensif juga dibarengi dengan pembenahan kelemahan-kelemahan di dalam negeri, seperti perlunya peningkatan kualitas produk, kelancaran berproduksi, terpenuhinya infrastruktur seperti gas dan listrik.

     Jika keduanya bisa sinkron dan bersinergi, maka upaya meningkatkan pasar ekspor Jatim ke berbagai negara di dunia bisa tercapai (Antara, 14/08/07).

 
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)

Events in Pictures:
Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Australia. >>>

Events in Pictures:

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)
Joint Commission of the Australian-Indonesian Partnership for Reconstruction and Development, Canberra, Australia. >>>

Anda adalah pengunjung web site kami yang ke :

free hit counters

sejak 25 Januari  2006


U.U. No. 12 Tahun 2006
Tentang
Kewarganegaraan R.I.

Upacara Bendera HUT RI ke-61

Resepsi Diplomatik HUT RI ke-61

 

 
 

Kawasan Berikat Nusantara
Nusantara Bonded Zone
 

Video Stream *
(56Kbps, DSL)
or Download

* To view this Video Stream, you will require Windows Media® Player.
 
 
 
Account Balance:
"Indonesia Tsunami Relief Fund"

 

INDONESIAN EMBASSY - CANBERRA, AUSTRALIA