|
AUSTRALIA SEDIAKAN Rp 77 MILIAR UNTUK PERLINDUNGAN HUTAN DI INDONESIA
Jakarta - Pemerintah Australia akan memberikan bantuan sebesar Rp77
miliar atau 10 juta dolar Australia untuk mendukung usaha pengurangan
emisi gas rumah kaca dari pembabatan hutan dan mempromosikan penanganan
hutan yang berkelanjutan.
Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer, dan Menteri
Lingkungan Hidup dan Sumber Air Australia, Malcolm Turnbull, mengumumkan
insiatif ini pada Pertemuan Tingkat Tinggi mengenai Hutan dan Iklim yang
diadakan di Sydney, Senin (23/07).
Pendanaan ini diambil dari dana Inisiatif Global Pemerintah
Australia yang berjumlah Rp1,54 milyar atau 200 juta dolar Australia,
mengenai Hutan dan Iklim, demikian siaran pers dari Kedutaan Besar
Australia di Jakarta, Selasa (24/07).
"Indonesia adalah mitra penting dalam Inisiatif Global Hutan dan
Iklim," kata Menteri Downer.
"Paket ini akan membantu Indonesia mengembangkan proyek-proyek
percontohan untuk mendemonstrasikan efektivitas dari pengurangan
pembabatan hutan; perbaikan tata pemerintahan kehutanan lokal; dan
pencegahan, pengawasan dan penekanan kebakaran lahan gambut, termasuk
juga dengan melatih para petugas pemadam kebakaran dan pengelolaan
kebakaran," katanya.
Hal ini, lanjut dia, juga akan mendorong langkah Indonesia dalam
mengembangkan sistem pengawasan dan penilaian hutan untuk memperoleh
data kehutanan yang lebih baik.
Lahan gambut terdiri atas bahan-bahan tumbuhan yang tidak hancur
dan menyimpan karbon dalam jumlah banyak. Maka kebakaran di lahan-lahan
gambut melepaskan gas rumah kaca dalam jumlah yang besar.
"Bantuan Australia akan membantu komunitas Indonesia untuk
mengurangi kerusakan hutan dan mendorong penggunaan hutan yang
berkelanjutan," kata Menteri Turnbull.
"Komitmen ini mewakili sebuah langkah penting dalam membantu
Indonesia dan negara-negara lainnya untuk mengurangi emisi gas rumah
kaca akibat pembabatan hutan," menurutnya.
Inisiatif Global Hutan dan Iklim ini akan memberikan kerangka
kerja dimana Australia dan negara rekanan dapat berbagi pengalaman dan
teknologi, sebagai bagian dari usaha global untuk mengurangi pembabatan
hutan.
"Pembabatan hutan global adalah masalah serius yang berdampak
pada perubahan iklim, ekonomi lokal, dan lingkungan hidup. Setiap
harinya, secara global lebih dari 70.000 hutan seukuran lapangan bola
hilang, ini sekitar 1,6 juta pohon per tahunnya," kata Menteri Turnbull.
"Ini adalah sebuah situasi yang dapat dan harus kita putar
balikkan dan inisiatif ini akan membantu kita untuk melakukannya,"
tambahnya (Antara, 24/07/07).
|