::
News Bulletin 
Archive 
::
Events in Pictures
:::
Economic, Trade and 
Tourism Archive
::
Visa - Consular 
::
Education and Cultural
::
Special Issues
(Aceh-Papua)
::
Speeches - Interviews
::
 Indonesian Media
::
Letters to Editor 
::
Press Release
::
About the Embassy
::
Country Profile
::
Student Corner
::
Useful Links
::
Archives  
  Indonesian Cabinet
 

TSUNAMI & ACEH RECONSTRUCTION

KEPPRES NO. 38 TAHUN 2005

THE 9TH JAKARTA INTERNATIONAL HANDICRAFT TRADE FAIR 18-22 APRIL 2007
KRISTA EXHIBITIONS - JAKARTA INTERNATIONAL EXPO 2007

Orang Utan Komodo Burung Cendrawasih - http://www.sorong.go.id/english

National Agency For Export Development

National Agency For Export Development

 

Kawasan Berikat Nusantara
Nusantara Bonded Zone
 

Video Stream *
(56Kbps, DSL)
or Download

* To view this Video Stream, you will require Windows Media® Player.
 
 

NEWS BULLETIN
15 JUNE 2007
 

SEORANG MAHASISWA INDONESIA DI AUSTRALIA RAIH PATEN INTERNASIONAL

Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland, Arief Indrasumunar, mendapatkan paten internasional atas keberhasilan penelitiannya melakukan kloning tiga gen yang berperan dalam pembentukan "root nodule" pada tanaman kedelai.

"Saya sebagai inventor (penemu) saja, dan hasil penelitian saya itu dipatenkan UniQuest (perusahaan subsidiari Universitas Queensland) secara internasional pada Desember 2006," katanya kepada ANTARA yang menghubunginya dari Canberra, Minggu (13/5).

Peneliti Balai Besar Penelitian Bioteknologi Pertanian Bogor yang sedang merampungkan pendidikan doktoralnya di Sekolah Biologi Terpadu UQ dengan beasiswa Pemerintah Australia (Australian Development Scholarship/ADS) itu mengatakan, "root nodule" adalah organ yang terbentuk pada akar kacang-kacangan sebagai hasil simbiosisnya dengan bakteri "Rhizoblum".

"Di dalam 'root nodule' inilah terjadi fiksasi nitrogen sehingga tanaman kacang-kacangan tidak lagi memerlukan tambahan pupuk nitrogen untuk pertumbuhannya," kata Arief yang merampungkan pendidikan strata satunya di UGM Yogyakarta itu. 

Penelitian ketiga gen ini, katanya, sudah dipatenkan UniQuest secara internasional di negara-negara penghasil utama kedelai di dunia, seperti Australia, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, China, India, Indonesia, Italia, Spanyol, Rumania, Argentina, Rusia, Thailand, Vietnam, Jepang, dan Malaysia.

Menanggapi kesuksesan mahasiswa Indonesia ini, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Dr. R. Agus Sartono,MBA mengatakan, keberhasilan Arief Indrasumunar ini sangat penting dan membanggakan.

"Sebagai bentuk penghargaan dan kebanggaan, saya akan undang beliau untuk menghadiri upacara Kemerdekaan RI nanti di Canberra," kata Agus yang sedang mendampingi rombongan Universitas Hasanuddin (Unhas) berkunjung di Brisbane.

Sementara itu, dalam penjelasan Arief sebelummya dalam penerbitan Perhimpunan Mahasiwa Indonesia di Australia (UQISA News), Arief mengatakan, pemanfaatan simbiosis antara tanaman dengan bakteri Rhizoblum merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. 

"Prospek pemanfaatan paten ini juga sangat baik karena penggunaan penemuan ini dapat meningkatkan kemampuan pembentukan 'root nodule' dan fiksasi nitrogen secara nyata baik di tanah yang subur maupun tandus," kata kandidat doktor kelahiran Pacitan, 17 Januari 1964 yang menekuni riset tentang genetiks molekuler tanaman itu. (Antara, 14/05/07).

 ---

 

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)

Events in Pictures:
Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke Australia. >>>

Events in Pictures:

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN)
Joint Commission of the Australian-Indonesian Partnership for Reconstruction and Development, Canberra, Australia. >>>

Anda adalah pengunjung web site kami yang ke :

free hit counters

sejak 25 Januari  2006


U.U. No. 12 Tahun 2006
Tentang
Kewarganegaraan R.I.

About The Embassy

Upacara Bendera HUT RI ke-61

Resepsi Diplomatik HUT RI ke-61

 

 



INFO GEMPA
JOGYAKARTA
 

INFO I (PDF)
INFO II (PDF)

 
Account Balance:
"Indonesia Tsunami Relief Fund"

 

INDONESIAN EMBASSY - CANBERRA, AUSTRALIA